Duwi Blog

Blog ini berisi informasi: *Artikel komputer, internet, pendidikan, humor dll *Jasa olah data SPSS (Skripsi, tesis dll) *Jasa buat Web/blog dengan domain .com dll) *Jasa pencarian e-book, artikel dll *Broker jual PC/Laptop/asesoris

Duwi Blog

Blog ini berisi informasi: *Artikel komputer, internet, pendidikan, humor dll *Jasa olah data SPSS (Skripsi, tesis dll) *Jasa buat Web/blog dengan domain .com dll) *Jasa pencarian e-book, artikel dll *Broker jual PC/Laptop/asesoris

Duwi Blog

Blog ini berisi informasi: *Artikel komputer, internet, pendidikan, humor dll *Jasa olah data SPSS (Skripsi, tesis dll) *Jasa buat Web/blog dengan domain .com dll) *Jasa pencarian e-book, artikel dll *Broker jual PC/Laptop/asesoris

Duwi Blog

Blog ini berisi informasi: *Artikel komputer, internet, pendidikan, humor dll *Jasa olah data SPSS (Skripsi, tesis dll) *Jasa buat Web/blog dengan domain .com dll) *Jasa pencarian e-book, artikel dll *Broker jual PC/Laptop/asesoris

Duwi Blog

Blog ini berisi informasi: *Artikel komputer, internet, pendidikan, humor dll *Jasa olah data SPSS (Skripsi, tesis dll) *Jasa buat Web/blog dengan domain .com dll) *Jasa pencarian e-book, artikel dll *Broker jual PC/Laptop/asesoris

Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label komputer. Tampilkan semua postingan

Senin, 10 Oktober 2011

Trik Mudah Baca File Office 2007 dan 2010 di Microsoft Office 2003

Meskipun banyak sekali aplikasi pengolah data dan pengolah data yang bermunculan, microsoft office masih merupakan aplikasi yang paling banyak digunakan untuk keperluan tersebut. Ada banyak versi yang telah dirilis oleh microsoft ke publik, mulai dari versi lama dan versi terbaru seperti microsoft office 2010.

Setiap versi yang dirilis selalu dibuat dan menghasilkan file yang berbeda. Perbedaan tersebut diantaranya perubahan file ekstensi, core file dan beberapa yang lain. Perubahan ini juga tampaknya sedikit membingunkan karena kadang file yang dibuat di versi ini belum tentu bisa dibaca di versi yang lain.
Sebagai contoh, kita tidak akan bisa membaca file default yang dibuat di office 2007 dan 2010 di MS office 2003 atau office XP. Anda harus terlebih dahulu menyimpan ulang file agar kompatibel dengan office 2003 dan office XP. Masalahnya, bagi yang tidak mempunyai office 2007 atau 2010 tidak akan bisa melakukannya karena office 2003 tidak serta merta bisa membaca file tersebut.
Nampaknya microsoft tahu betul dengan hal ini dan karena itu microsoft menyediakan suatu aplikasi tambahan yang bisa digunakan agar file office 2010 dan 2007 bisa di baca menggunakan microsoft office 2003 dan microsoft office XP. Aplikasi yang diberi nama Microsoft Office Compatibility Pack for Word, Excel and Power Point File Format bisa anda dapatkan dengan gratis di website microsoft. Cara penggunaannya juga cukup sederhana dan tidak akan menyulitkan pengguna awam sekalipun.
Pertama, download microsoft compatibility di offiicial website microsoft. File tersebut berbentuk installer dengan kapasitas lebih kurang 37MB. Gunakan akses internet yang stabil agar proses download tidak mengalami kendala.

Klik dua kali file yang telah anda download dan ikuti proses install seperti biasa.
Setelah proses install selesai, anda bisa dengan leluasa membuka file office 2007 dan 2010 menggunakan aplikasi office 2003 atau office XP. Tidak perlu lagi melakukan save ulang file agar kompatibel dengan program yang lama. Anda juga bisa menggunakannya untuk menyimpan file dalam format .xlsx, .docx dan .pptx seperti aplikasi office terbaru.

Kesimpulan!
Meskipun micosoft compatibility pack bisa menjadi solusi agar file office 2007 atau 2010 bisa dibaca office lama, pilihan terbaik tetap dengan jalan melakukan save ulang pada file agar kompatibel dengan office lama. Atau, jika ingin lebih baik lagi buang office lama dan gunakan yang lebih baru, minimal office 2007.

Jika ingin lebih jelas lagi, bisa mengunjungi official support website dari microsoft mengenai compatibility pack office.
Peringatan!
Beberapa file kadang berlum terbaca dengan maksimal meskipun telah menginstall microsoft office compatibility pack. Upgrade software tetap menjadi pilihan terbaik bagi anda semua.


Daftar pustaka: http://blog.fastncheap.com/trik-mudah-baca-file-office-2007-dan-2010-di-microsoft-office-2003/#ixzz1aMfVXNlO

Membuat Tampilan Office 2007 dan 2010 Seperti Microsoft Office 2003

Bagi yang terbiasa menggunakan Microsoft Office 2003, mungkin akan sedikit kesulitan ketika menggunakan Office 2007, atau lebih lagi ketika menggunakan Microsoft Office 2010. Ada banyak perubahan yang dilakukan Microsoft sebagai pengembang aplikasi Office yang dimaksudkan agar setiap penggunanya dapat memanfaatkan fitur-fitur baru dan beberapa fitur lama yang lebih disempurnakan.
Perbedaan yang paling menonjol diantara kedua versi tersebut bisa dilihat dari segi tampilan, layout dan tata letak dari menu. Perubahan itu nyatanya malah membuat orang jadi bingung karena harus meluangkan waktu lagi agar bisa beradaptasi dengan tampilan yang baru.
Karena bingung dengan tampilan baru, beberapa orang lebih memilih untuk menguninstall kembali Office 2007, kemudian kembali menggunakan versi lama yaitu Office 2003. Menginstall software lama juga bukan merupakan solusi terbaik mengingat anda mungkin akan sering bertukar file dengan orang lain yang menggunakan Office 2007. Bisa dipastikan, data word, excel, access, power point teman anda tidak akan terbaca karena anda masih menggunakan Microsoft Office 2003.
Adakah solusi untuk beralih ke Office 2007 tanpa harus bingung dengan tampilan baru yang membingungkan?
Jawabannya cukup sederhana, anda hanya perlu download software Classic Menu for Office 2007 Suites dan menginstallnya di windows anda. Walaupun tidak sempurna, aplikasi kecil ini akan membawa anda bernostalgia dengan menu klasik Office 2003 yang bisa digunakan pada Office 2007.
Step by step cara mengembalikan menu klasik di Office 2007 bisa anda lihat di bawah ini :
• Download aplikasi Classic Menu for Office 2007 Suites di http://www.addintools.com/english/download.htm.
• Install file yang telah anda download di komputer windows yang anda pakai. Pilih yang full version agar bisa dijalankan pada semua program Microsoft Office.

• Pilih pada program office mana saja yang ingin anda kembalikan ke menu klasik. Secara default, software ini akan melakukan perubahan pada semua program office.

• Jika suatu saat ingin menggunakan layout asli dari office, anda bisa mengembalikannya degan mudah. Hanya perlu menghilangkan tanda Enable pada bagian setting dan diikuti dengan merestart aplikasi office (Restart office berarti menutup dan membuka kembali aplikasi office 2007).
Sekarang, Office 2007 anda terlihat seperti Office 2003. Menu-menu yang tadinya hanya ada pada Office 2003, sekarang bisa digunakan di Office 2007.

Anda bisa lihat perbedaan sebelum dan setelah diinstall Classic menu for Office 2007.

Jika anda pengguna Office 2010, anda pun bisa menggunakan versi lain dari Classic Menu for Office yang memang khusus dibuat untuk Office 2010. Download dan install seperti pada penjelasan sebelumnya dan silahkan bernostalgia dengan menu lama.



Daftar Pustaka: http://blog.fastncheap.com/membuat-tampilan-office-2007-dan-2010-seperti-microsoft-office-2003/#ixzz1aMe2aGg1

Selasa, 03 Mei 2011

Tips dan Trik Mengamankan data penting di komputer

Sebagai pengguna komputer tentunya Anda tidak menginginkan data Anda hilang karena beberapa sebab seperti terhapus secara tidak sengaja, dihapus oleh orang lain, rusak karena file error atau karena virus, komputer terbakar dan sebagainya. Selain itu pastinya Anda juga tidak menginginkan data-data Anda di copy paste atau dicuri orang tanpa sepengetahuan Anda. Pengamanan data memang penting dan perlu dilakukan. Yang dimaksud pengamanan disini yaitu ada dua, yang pertama yaitu pengamanan yang bertujuan agar data Anda tidak dapat dengan mudah diakses atau dicuri oleh orang lain yang tidak Anda inginkan. Yang kedua pengamanan dengan maksud membackup data dengan tujuan sebagai antisipasi jika data Anda hilang, rusak, harddisk rusak atau mati, komputer terbakar, komputer hilang dan sebagainya.

Untuk mengamankan data di komputer berikut ini saya berikan tips dan trik pengamanan data di komputer, yaitu sebagai berikut:

1. Membuat file dan folder menjadi hidden file/hidden folder (folder yang tidak tampak). Cara ini dimaksudkan agar orang lain tidak mengetahui file Anda karena telah di hidden.

2. Data-data penting dikompresi ke dalam format RAR dan dikasih password (misal dengan menggunakan WinRAR Crystal). Hal ini jika Anda ingin mengamankan data Anda agar data tidak bisa dibuka oleh orang lain yang tidak Anda inginkan (karena diberi password). Selain itu bermanfaat juga untuk melindungi dari serangan virus dan data Anda juga terkompres sehingga ukuran file RAR menjadi lebih kecil.

Agar dapat mengkompresi ke dalam format RAR maka di komputer Anda harus sudah terinstal program kompresi misal WinRAR Crystal (untuk mendapatkan program ini Anda bisa download di internet).

3. Biasanya pada komputer dengan sistem operasi Windows, maka file system/Windowsnya terletak di drive C. Maka simpanlah data-data Anda di drive selain drive C, misal drive D atau E. Atau pindahkah My Document ke drive D atau E. Hal ini dimaksudkan karena drive C berisi sistem operasi dan jika sistem error atau terkena virus maka Anda dapat memformat drive C kemudian menginstal ulang sistem operasi tanpa memikirkan adanya data-data penting yang harus diselamatkan, karena data-data ada di drive selain C.

4. Gunakan Flashdisk untuk membackup data-data penting Anda untuk jangka pendek, artinya setiap selesai mengetik, menggambar, desain grafis, atau pekerjaan lainnya, maka selain disimpan di drive D atau E maka simpan juga file-filenya tersebut di flashdisk. Hal ini untuk mengantisipasi hilangnya data di komputer karena beberapa hal seperti terhapus, hardisk tiba-tiba rusak atau mati, Windows error, dan sebagainya.

5. Untuk jangka panjang, data penting dapat Anda simpan di keping CD/DVD (di burning/bakar). Tapi sebaiknya jangan hanya menyimpan data penting di keping CD/DVD saja, artinya data-data penting di komputer jangan dihapus, hal ini karena untuk mengantisipasi CD/DVD hilang, rusak, tidak terbaca oleh CD/DVD drive, atau sebab lain. Dengan menyimpan di keping CD/DVD maka data lebih aman dan terhindar dari serangan virus, terhapusnya data, dan data yang rusak, yang hal ini bisa terjadi jika data Anda simpan di komputer atau flashdisk.

6. Buatlah password login Windows. Jika Anda membuat password login Windows maka setiap kali Anda menyalakan komputer kemudian Anda harus menuliskan password agar Anda dapat masuk ke Windows. Pembuatan password ini bertujuan agar orang lain tidak dapat menggunakan komputer Anda kecuali mengetahui passwordnya. Dengan begini komputer Anda akan aman dari pencurian atau pengaksesan data-data dari orang lain yang tidak Anda inginkan.

7. Lakukan proteksi pada data dokumen Anda (Ms Word/Excel). Proteksi bisa dengan memberikan password pada file Ms Word/Excel. Hal ini bertujuan agar orang lain tidak bisa membuka file Anda.

Referensi : Buku ‘Data Hilang Kembali Dalam Sekejap (Recovery Data)’

Penulis : Duwi Priyatno

Penerbit : Media Kom Yogyakarta

Senin, 11 Januari 2010

Cara Aktivasi dan setting GPRS pada kartu seluler GSM dan CDMA di Indonesia

Berikut ini akan dibahas cara aktivasi dan setting parameter GPRS pada beberapa kartu seluler GSM dan CDMA di Indonesia. Untuk setting GPRS pada handphone bisa dilakukan secara otomatis dengan mengirim SMS (setting OTA) atau dilakukan secara manual, untuk handphone yang tidak mendukung setting otomatis maka dilakukan setting secara manual. Jika Anda mengalami kesulitan sebaiknya hubungi customer service dari operator seluler kartu yang Anda gunakan untuk menanyakan cara mengaktifkan GPRS (biasanya bebas pulsa).
1. Telkomsel (Simpati, AS,dan HALO)
Tahap 1 : Aktivasi GPRS pada SIM Card
- Untuk Simpati dan AS kirim sms dengan ketik GPRS 16 nomor dibelakang kartu, contoh GPRS 6210003404062311 kemudian kirim ke 6616. Untuk HALO ketik GPRS kirim ke 6616.
Tahap 2 : Setting GPRS pada Handphone
Setting otomatis (OTA)
- Untuk Simpati dan AS kirim sms dengan ketik S Merek HP Tipe HP, contoh S NOKIA 7610, kemudian kirim ke 5432. Untuk HALO ketik GPRS kirim ke 6616.
Atau jika handphone tidak mendukung untuk setting otomatis (OTA) maka bisa dilakukan setting manual sebagai berikut:
- Account name : Telkomsel
- Account type : GPRS
- APN : telkomsel
- Username : wap
- Password : wap123
- IP Address : 10.0.89.130
- Port number : 9201
- Home page : http://wap.telkomsel.com/
Jika Anda mengalami kesulitan bisa menghubungi Customer Service Simpati dan AS di nomor 116 sedangkan kartu Halo di nomor 111 untuk menanyakan cara melakukan setting GPRS.
Untuk mengaktifkan 3G, ketikkan 3G lalu kirim ke nomor 3636, selanjutnya tunggu konfirmasi bahwa nomor Anda sudah aktif untuk layanan 3G. Layanan aktif ditunjukkan dengan indikator 3G di handphone. Layanan 3G dapat digunakan jika Anda di area layanan 3G dan mendapat sinyal 3G.

2. Indosat
a. Mentari
Tahap 1 : Aktivasi GPRS pada SIM Card
- Kirim SMS dengan ketik ACT GPRS, kemudian kirim ke nomor 888.
Tahap 2 : Setting GPRS pada Handphone
Setting otomatis (OTA)
- Kirim SMS dengan ketik GPRS Merek HP Tipe HP, contoh GPRS SE K800, GPRS NOKIA 7610, kemudian kirim ke nomor 3000.
Setting manual
- Account name : indosatgprs
- Account type : GPRS
- APN : indosatgprs
- Username : indosat
- Password : indosat
- IP Address : 10.19.19.19
- Port number : 8080
- Home page : http://wap.klub.mentari.com/
Untuk layanan time based (durasi) maka buatlah setting baru dengan APN = indosatgprs, Username dan Password = indosat@durasi, sedangkan lainnya sama.
Jika Anda mengalami kesulitan bisa menghubungi Customer Service di nomor 222 dari hanphone Anda untuk menanyakan cara setting GPRS.

b. IM3
Untuk kartu IM3, GPRS langsung aktif pada saat melakukan registrasi nomor, sehingga hanya melakukan setting GPRS pada handphone.
Setting GPRS pada Handphone
Setting otomatis (OTA):
- Kirim sms dengan ketik GPRS Merek HP Tipe HP, contoh GPRS SE K800, kemudian kirim ke 3939.
Setting manual:
- Account name : indosatgprs
- Account type : GPRS
- APN : indosatgprs
- Username : kosongkan
- Password : kosongkan
- IP Address : 010.019.019.019
- Port number : 8080
- Home page : http://wap.indosat.com/
Untuk layanan time based (durasi) maka buatlah setting baru dengan APN = indosatgprs, Username dan Password = indosat@durasi, sedangkan lainnya sama.
Jika Anda mengalami kesulitan bisa menghubungi Customer Service IM3 di nomor 300 dari hanphone Anda untuk menanyakan cara setting GPRS.

c. Matrix
Tahap 1 : Aktivasi GPRS pada SIM Card
- Ketik ACT GPRS kirim ke 888.
Tahap 2 : Setting GPRS pada hanphone
Setting otomatis (OTA):
- Melalui SMS dengan ketik GPRS Merek HP Tipe HP, contoh GPRS NOKIA 7610, kemudian kirim ke 3000.
Setting manual:
- Account name : satelindo
- Account type : GPRS
- APN : satelindogprs.com
- Username :
- Password :
- IP Address : 202.152.162.250
- Port number : 8080
- Home page : http://wap.matrix.centro.com/
Jika Anda mengalami kesulitan bisa menghubungi Customer Care di nomor 222 dari hanphone Anda untuk menanyakan cara setting GPRS.
Untuk setting 3G Indosat, ketikkan REG 3G lalu kirim ke nomor 777, selanjutnya tunggu konfirmasi bahwa nomor Anda sudah aktif untuk layanan 3G.

3. XL (Jempol, Bebas, dan Xplor)
GPRS pada kartu XL langsung aktif pada saat melakukan registrasi nomor, sehingga hanya melakukan setting GPRS pada handphone.
Setting GPRS pada Handphone
Setting otomatis (OTA):
- Kirim sms dengan ketik GPRS Merek HP Tipe HP, contoh GPRS NOKIA N70, kemudian kirim ke 9667.
Setting manual:
- Account name : XL-GPRS
- Account type : GPRS
- APN : www.xlgprs.net
- Username : xlgprs
- Password : proxl
- IP Address : 202.152.240.50
- Port number : 8080
- Home page : http://wap.xl.co.id
Jika Anda mengalami kesulitan bisa menghubungi Customer Service di nomor 818 atau 817 dari hanphone Anda untuk menanyakan cara setting GPRS.
Untuk 3G secara otomatis akan aktif ketika registrasi nomor, pada handphone tinggal mengubah ke mode 3G.

4. Three (3)
GPRS akan aktif pada saat registrasi dan akan terkirim setting sesuai dengan hanphone Anda.
Setting manual:
- Account name : 3-GPRS
- Account type : GPRS
- APN : 3gprs
- Username : 3gprs
- Password : 3gprs
- IP Address : 10.4.0.10
- Port number : 3128
- Home page : http://wap.three.co.id/
Jika Anda mengalami kesulitan bisa menghubungi Customer Service di nomor 123 dari hanphone Anda untuk menanyakan cara setting GPRS.
Untuk 3G secara otomatis akan aktif ketika registrasi nomor, pada handphone tinggal mengubah ke mode 3G.


5. Axis
Setting manual:
- Account name : AXIS
- Account type : GPRS
- APN : AXIS
- Username : AXIS
- Password : 123456
- IP Address : 10.8.3.8
- Port number : 8080
- Home page : http://wap.axisworld.co.id
Jika Anda mengalami kesulitan bisa menghubungi Customer Service Axis di nomor 838 dari hanphone Anda untuk menanyakan cara setting GPRS.

6. Handphone CDMA
a. Flexy (Telkomsel)
Setting manual:
- Data bearer : GPRS
- Username : wap
- Password : wap
- IP Address : 10.177.7.7
- Port number : 8088
- Home page : http://wap.telkomflexy.com
Jika Anda mengalami kesulitan bisa menghubungi Customer Service di nomor 147 dari hanphone Anda untuk menanyakan cara setting GPRS.

b. Star One (Indosat)
Setting manual:
- Data bearer : GPRS
- Username : starone
- Password : indosat
- IP Address : 192.168.50.60
- Port number : 9401
- Home page : http://wap.mystarone.com
Jika Anda mengalami kesulitan bisa menghubungi Customer Service di nomor 111 dari hanphone Anda untuk menanyakan cara setting GPRS.

c. Fren
Setting manual:
- Data bearer : GPRS
- Username : m8
- Password : m8
- IP Address : 10.021.005.201
- Port number : 8088
- Home page : http://wap.mobile-8.net

d. Esia
Setting manual:
- Data bearer : GPRS
- Username : wap
- Password : wap
- IP Address : 10.177.7.7
- Port number : 8088
- Home page : http://wap.myesia.com

Daftar Pustaka : “Panduan Berinternet dengan Handphone”, penulis Duwi Priyatno, terbitan Media Kom, 2009

Jumat, 30 Oktober 2009

Tips merawat Baterai Laptop

Kemampuan baterai notebook atau laptop akan selalu menurun seiring dengan waktu ,anda menggunakan atau pun tidak pasti tetap menurun, biasanya battery atau baterai notebook itu akan bertahan antara satu sampai dua tahunan,dan kita bisa juga memperlambat penurunan kemampuan battery tersebut

Habiskan Power yang tersisa pada notebook anda terlebih dahulu sampai Critical battery alert dari windows/os anda,baru kemudian anda isi full kembali battery notebook anda
hindari over charging pada notebook anda,karena tidak semua notebook yang sudah terisi full mempunyai system auto cut “untuk menghentikan/mengalihkan arus penggunaan langsung ke pemakaian komputer(ketika komputer nyala/konsumsi komputer)
jika anda sedang bekerja di kantor ataupun dirumah dalam jangka waktu yang cukup lama,sebaiknya tidak usah menggunakan battery notebook,bila menggunakan cara ini sebaiknya dalam 3 hari sekali anda harus isi-keluarkan energi pada battery laptop anda,misalnya sudah 3 hari battery laptop anda disimpan,lalu anda pakai battery tersebut untuk menggunakan notebook anda tanpa charger,setelah critical battery dari windows/os anda,lalu isilah kembali battery notebook atau laptop anda,setelah penuh simpan kembali,penggunaan seperti ini akan memperkecil kemungkinan battery notebook sering over charging dan mengurangi seringnya battery dicharge dan dipakai kembali( 300-800 kali pemakaian,kemampuan battery akan menurun)
hati-hati ketika melepas battery,ikuti petunjuk untuk melepas battery notebook anda,juga jangan sampai battery jatuh ,karena bisa menyebabkan komponen didalam akan rusak
Jika battery Laptop akan disimpan dalam jangka waktu yang lama, biasakan untuk full charge battery terlebih dahulu, untuk jenis battery litium biasanya akan turun kapasitasnya sekitar 1% perhari


Sumber: http://febri.wordpress.com/2007/11/16/cara-merawat-dan-memperpanjang-umur-pemakaian-laptop/

Kamis, 07 Mei 2009

Cara Instal Windows Vista dan XP

Windows Vista mempunyai beberapa versi antara lain yaitu Vista Home Basic, Vista Home Premium, Vista Business, dan Vista Ultimate. Windows Vista Home Basic dan Home Premium lebih ditujukan kepada pengguna rumahan, Vista Business ditujukan untuk kalangan bisnis atau pengguna korporat, sedangkan Vista Ultimate ditujukan untuk semua kalangan karena mencakup semua fitur-fitur yang dimiliki pada versi Home Basic, Home Premium, dan Business.
Dalam menginstal Windows Vista, proses atau langkah-langkah instal tidak terlalu berbeda jauh dengan Windows XP. Yang perlu disiapkan adalah DVD master Windows Vista.

Spesifikasi komputer yang dikehendaki untuk instal windows Vista dari Microsoft adalah sebagai berikut:
Windows Vista Home Basic
- Prosessor minimal 1 GHz, RAM 512 MB, Harddisk 20 GB dengan ruang kosong 15 GB, dan VGA mendukung DirectX 9.0 (minimal 32 MB memori).
Windows Vista Home Premium, Vista Business, dan Vista Ultimate
- Prosessor minimal 1 GHz, RAM 1 GB, Harddisk 40 GB dengan ruang kosong 15 GB, dan VGA mendukung DirectX 9.0 (minimal 128 MB memori dengan Pixel Shader 2.0).

Langkah-langkah instal Windows Vista. (Instalasi baru, harddisk belum terpartisi)
Hidupkan komputer dan masuk program BIOS (setup BIOS), dengan menekan tombol-tombol tertentu seperti Delete, Tab, F2 dll.
Masukkan DVD Windows Vista ke dalam DVD drive .
Ubah boot up untuk pertama kali (first boot device) pada DVD drive, kemudian Save dan Exit.
Proses Windows Setup (windows is loading file), tunggu beberapa saat.
Pada pengaturan bahasa, waktu, dan layout keyboard, isikan sesuai dengan keinginan anda, selanjutnya klik Next.
Pada “Type your product key for activation” masukkan product key. Untuk product key ini dapat anda dapatkan dalam paket pembelian Windows Vista, selanjutnya klik Next.
Pada “Which type of instalation do you want?” terdapat pilihan Upgrade dan Custom. Untuk ini pilih Custom karena anda menginstal pada harddisk kosong.
Pada “Where do you want to install Windows?”, yaitu akan menampilkan partisi harddisk. Untuk ini lakukan partisi harddisk.
Selanjutnya proses Installing Windows. Tunggu sampai beberapa waktu sampai komputer restart. Lamanya instalasi tergantung dari spesifikasi komputer anda.
Selanjutnya akan masuk Windows Vista untuk pertama kali, Pada “ Choose a user name and picture” yaitu tampilan menu untuk memilih user name dan gambar. Masukkan nama, pasword, dan pilih gambar, selanjutnya klik Next.
Pada “Type a computer name and choose a desktop background” masukkan nama komputer dan pilih gambar desktop (atau dapat dipilih nanti lewat Contol Panel), selanjutnya klik Next.
Pada “Help protect Windows automatically”, yaitu opsi perlindungan untuk Windows Vista. Akan tersedia tiga pilihan yang dapat dipilih. Untuk ini anda bisa memilih pilihan default yaitu “Use recommanded settings” yang berarti Windows akan melakukan updates, atau bisa dipilih pilihan lain yaitu “Install important updates only” atau “Ask me latter”.
Pada “Review your time and date settings” cocokkan atau set hari, tanggal, tahun dan jam waktu sekarang. Pada Time Zone, cari dan klik (GMT+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta. Kemudian klik Next.
Pada “Getting it done just got more fun”, yaitu windows akan menguji atau mengecek kinerja komputer anda. Tunggu sampai beberapa waktu.



Instal Windows XP
Windows XP mempunyai beberapa versi seperti Windows XP Professional, Windows XP Home Edition, Windows XP Media Center Edition, Windows XP Starter Edition, dan Windows XP Proffesional x64 Edition. Pada Windows XP Home Edition, Windows XP Media Center, dan Windows XP Starter Edition lebih ditujukan kepada pengguna rumahan dan menghilangkan beberapa fitur yang dimiliki Windows XP Proffesional seperti berkurangnya fitur jaringan, terbatasnya fitur proteksi file dan sebagainya. Sedangkan Windows XP Proffesional x64 Edition ditujukan untuk komputer yang menggunakan prosessor dengan arsitektur 64 bit, seperti Intel Pentium Dual Core, Intel Core 2 Duo, Intel Core 2 Quad, AMD Athlon 64 X2, AMD Phenom dsb.

Dalam bab ini akan di bahas langkah-langkah menginstal Windows XP Professional SP2. Yang perlu disiapkan adalah CD master Windows XP Professional SP2.
Langkah-langkah instal Windows XP Professional Service Pack 2. (Instalasi baru, harddisk belum terpartisi)
Hidupkan komputer dan masuk program BIOS (setup BIOS), dengan menekan tombol-tombol tertentu seperti Delete, Tab, F2 dll.
Masukkan CD WinXP Professional SP2 ke dalam CD/DVD drive .
Ubah boot up untuk pertama kali (first boot device) pada CD/DVD drive, kemudian Save dan Exit.
Proses Windows Setup (proses setup loading file), tunggu sampai selesai.
Saat Welcome to Setup, tekan Enter untuk melakukan setup, R untuk repair, dan quit untuk keluar. Karena akan melakukan setup maka tekan Enter.
Saat muncul pernyataan Lisensi, tekan F8 untuk menyetujui.
Selanjutnya di layar ditampilkan perintah untuk mempartisi harddisk. Pilih “Unpartitioned Space” kemudian tekan C untuk membuat partisi. (Jika harddisk sudah terpartisi akan tertampil drive partisi contoh : C: / D: /E: dsb).
Pada “Create Partition of size (in MB)”, ini adalah ukuran kapasitas maksimum harddisk. Ubahlah kapasitas harddisk jika ingin membentuk beberapa drive, misalnya Drive C, Drive D, Drive E dsb. Berikan kapasitasnya misalnya jika harddisk anda 80 GB (80000 MB) maka bisa diisi 50000 MB, 40000 MB, 35000 MB dsb. Kemudian kapasitas sisanya untuk membentuk drive lain misal Drive D, Drive E dsb. Selanjutnya tekan Enter.
Di layar akan tampak “Partition (New RAW)”, ini menunjukkan format drive masih mentah dan harus terisi dengan file system FAT atau NTFS. Untuk membentuk Drive D, Drive E dsb maka pada “unpartitioned space” tekan C dan langkah sama seperti di atas. Setelah selesai membuat partisi, langkah selanjutnya pada “Partition (New RAW)” Selanjutnya tekan Enter.
Proses selanjutnya terdapat pilihan format menggunakan FAT32 atau NTFS. Anda bisa memilih menggunakan FAT32 atau NTFS. Pilihan NTFS (New Tecnology File System) menghadirkan file sistem yang lebih baru dan lebih baik untuk Windows XP.
Selanjutnya proses pengkopian (copying file) berlangsung, tunggu sampai beberapa menit sampai indikator menunjukkan 100%. Setelah itu komputer akan melakukan restart secara otomatis.
Saat booting, abaikan saat ada instruksi untuk penekanan tombol untuk boot up dari CD.
Masuk pada tahap instal windows (Installing Windows), perkiraan waktu instal dapat dilihat pada “Setup will complete in approximately:”
Saat muncul kotak dialog “Windows XP Professional Setup, Regional and Language Options”, klik Next> anda bisa memilih region and languages dengan klik “Customize” dan “Detail” (untuk setting negara dan bahasa layout pada keyboard).
Pada kotak dialog “Personalize Your Software” ketikkan nama dan organisasi pada name: dan organization:, kemudian klik Next>.
Pada kotak dialog “Your Product Key” masukkan Product key Win XP Professional SP2. Product key biasanya dapat dilihat pada sampul CD atau cover CD, kemudian klik Next>.
Pada kotak dialog “Computer Name and Administrator Password” ketikkan nama komputer pada Computer name:, pada Type an Administrator Password, anda bisa mengetikkan password atau bisa dikosongkan saja, selanjutnya klik Next>.
Pada “Date and Time Settings” cocokkan atau set hari, tanggal, tahun dan jam waktu sekarang. Pada Time Zone, cari dan klik (GMT+07:00) Bangkok, Hanoi, Jakarta. Kemudian klik Next>. Setelah itu tunggu sampai beberapa waktu.
Proses selanjutnya adalah Finalizing Instalation, tunggu sampai beberapa waktu kemudian komputer akan melakukan restart secara otomatis.
Proses instalasi sudah selesai, saat komputer booting dan terlihat tampilan “Welcome to Microsoft Windows” maka klik Next.
Pada Help Protect Your PC klik “Help protect my PC by turning on Automatic updates now (recommanded) atau anda bisa pilih dan klik “Not right now” lalu klik Next.
Pada “Who will use this computer?” masukkan nama pada Your name: atau bisa dilanjutkan memasukkan nama pada 2nd user, 3rd user, dsb lalu klik Next.
Pada Thank You! Klik Finish. Setelah itu akan muncul tampilan desktop Windows XP. Biasanya peralatan/device seperti VGA dan soundcard sudah terinstal secara otomatis. Jika tidak anda bisa melakukan instal manual.

TIPS MERAKIT KOMPUTER

Merakit komputer adalah kegiatan memasang atau instalasi peralatan atau komponen-komponen komputer agar menjadi satu-kesatuan. Sebelum merakit anda harus mengetahui dulu spesifikasi komputer yang ingin dirakit apakah ingin menggunakan prosessor Intel Pentium 4, Pentium Dual Core, Core 2 Duo, Core 2 Quad, AMD Athlon 64, AMD Athlon 64 X2, AMD Sempron, AMD Phenom dll. Setelah menetapkan spesifikasi komputer yang ingin dirakit, maka anda harus mengetahui komponen-komponen yang mendukung prosessor tersebut seperti jenis mainboard, RAM, VGA card dll. Setelah itu mempersiapkan semua komponen-komponen yang ingin dirakit. Persiapkan juga alat-alat tangan seperti obeng plus dan obeng min, serta persiapkan CD/DVD sistem operasi, CD driver (driver mainboard, VGA card, sound card dsb), program aplikasi, CD utility, atau program lain yang diperlukan.
Hal yang perlu diperhatikan dalam merakit komputer adalah menghindari listrik statis dari tubuh, untuk ini anda bisa menggunakan gelang antistatik atau dengan menyentuh bagian casing pada logamnya. Hal ini dikarenakan untuk menghindari kerusakan pada komponen.
Secara umum langkah-langkah dalam merakit komputer adalah sebagai berikut :.
1. Persiapan merakit
Hal-hal yang perlu disiapkan adalah :
Komponen-komponen komputer yang ingin dirakit yaitu prosessor, mainboard, RAM, harddisk, CD/DVD drive, floppy disk drive, VGA card dan Sound card (jika mainboard tidak menggunakan VGA dan sound on board), casing beserta power supply, heatsink, pasta, kipas prosessor, kipas casing, kabel data jenis PATA atau SATA untuk harddisk, kabel data CD/DVD drive, kabel data floppy disk drive, kabel listrik power supply, monitor dan kabel powernya, keyboard, mouse, stabilizer, dan komponen-komponen lain yang diinginkan.
- Prosessor
Komponen ini yang perlu anda tentukan dahulu, tentukan prosessor yang ingin anda gunakan apakah merek Intel, AMD atau yang lainnya. Kemudian tentukan jenisnya, untuk Intel apakah Pentium 4, Celeron, Pentium D, Core 2 Duo, Core 2 Quad atau yang lain. Untuk AMD apakah Athlon 64, Sempron, Athlon 64 X2, Athlon 64 FX, AMD Phenom atau yang lain. Setelah itu tentukan serinya atau kecepatan prosessor berapa GHz, misalnya Intel Pentium D 925 3,00 GHz, Intel Core 2 Duo E4400 2,0 GHz, AMD Athlon 64 X2 4400+ 2,2 GHz dll. Selain menentukan merek, jenis, seri, dan kecepatan (clock speed), hal-hal yang perlu diperhatikan dalam menentukan prosessor adalah :
FSB prosessor (Front Side Bus), yaitu frekuensi kerja prosessor yang diukur dalam satuan MHz, misalnya FSB 533, FSB 800, FSB 1066, FSB 1333, atau FSB 1600.
Ukuran Cache memori (L1, L2, dan L3), cache memori ini berguna untuk menyimpan sementara data dan instruksi agar prosessor selalu memiliki supply data yang stabil untuk diproses.
Fitur-fitur yang diusungnya, seperti Hyper Threading, VT, 3DNow!, SSE/SSE2/SSE3 dsb.
Untuk spesifikasi prosessor seperti merek, jenis, seri, dan kecepatan prosessor dapat anda baca pada Bab 1.

- Mainboard
Setiap merk atau tipe mainboard mempunyai spesifikasi yang berbeda-beda, untuk itu dalam menentukan mainboard hal-hal yang harus diperhatikan adalah :
Mainboard menggunakan soket yang harus sesuai dengan prosessor, untuk itu carilah mainboard yang mendukung prosessor yang anda gunakan, misalnya jika anda menggunakan prosessor Intel Pentium D atau Intel Core 2 Duo maka carilah mainboard soket LGA 775, atau jika ingin menggunakan prosessor AMD Athlon 64 X2 anda bisa mencari mainboard soket 939 atau soket AM2.
Ukuran fisik mainboard (form factor), mainboard mempunyai beberapa jenis atau ukuran yang berbeda, yang paling umum dan banyak digunakan adalah jenis ATX dan mikro ATX.
Apakah mainboard mempunyai kemampuan untuk bisa di upgrade seperti peningkatan kecepatan (overclocking) atau penggantian prosessor, untuk itu anda bisa memilih mainboard yang memiliki kemampuan tersebut. Hal ini dikarenakan jika anda ingin melakukan overclocking atau upgrade prosessor.
Chipset, kualitas mainboard dapat dilihat pada chipset yang digunakan. Untuk itu perhatikan merek chipset yang digunakan pada mainboard seperti Intel, SIS, NForce, VIA dll. Carilah mainboard yang menggunakan chipset yang mendukung prosessor yang anda gunakan. Misalnya jika anda menggunakan prosessor Intel Core 2 Duo, anda bisa memilih mainboard dengan chipset Intel P35, Intel X38, Intel 945, Intel 945GC, Intel 945P, Intel 965, Intel 975X, VIAPM890, dan VIAPM900.
FSB, carilah mainboard yang mampu mendukung FSB prosessor. Misalnya untuk prosessor Intel Core 2 Duo dengan FSB 1333 MHz, maka carilah mainboard yang mendukung FSB 1333.
Apakah VGA dan sound on-board atau add on. Maksudnya apakah sudah terdapat VGA dan Sound pada mainboard atau apakah harus menambahkan VGA dan sound card (untuk sound kebanyakan sudah on-board). Sebagai pertimbangan, jika ingin mendapatkan performa yang lebih baik untuk aplikasi grafis, maka gunakan VGA card yang dipasang pada slot di mainboard.
Kelengkapan mainboard, setiap jenis dan merek mainboard yang berbeda akan mengusung kelengkapan komponen yang berbeda. Seperti apakah terdapat slot AGP, slot PCI Express x16, slot PCI Express x8, apakah memori mengusung dual chanel memori atau tidak, dsb.
Jumlah slot PCI, dengan lebih banyak slot PCI memungkinkan untuk penambahan card seperti TV/FM tuner, modem card, LAN card, WiFi Card, FireWire card dll.
Fasilitas tambahan, jika anda menghendaki adanya komponen-komponen tambahan, maka carilah mainboard yang mengusung fitur tambahan seperti yang anda inginkan, misalnya LAN on-board, Firewire/IEEE1394, RAID, S/PDIF, WiFi dll.

- RAM
Hal –hal yang perlu diperhatikan dalam memilih RAM adalah sebagai berikut:
Jenis RAM, carilah jenis RAM yang cocok dengan mainboard yang digunakan, seperti apakah SDRAM, RDRAM, DDR, DDR 2, atau DDR 3.
Kapasitas RAM, misalnya 128 MB, 256 MB, 512 MB, 1 GB, atau 2 GB. Semakin besar kapasitas RAM yang digunakan, maka semakin cepat komputer dalam melakukan proses data.
Merek RAM, seperti Visipro, Corsair, Apacer, Adata, Kingston, V-Gen, NCPRO, Maestro, MVM, dll.
Ukuran bus speed pada RAM, seperti SDRAM (PC100, PC133), RDRAM (PC600, PC700, PC800, PC1066), DDR (PC2100/DDR266, PC2700/DDR333, PC3200/DDR400), DDR2 (PC5300/DDR667, PC6400/DDR800, DDR3 (PC8500/DDR1066, PC 10600/DDR1333).
Jumlah keping RAM, jika terdapat beberapa slot RAM anda bisa menggunakan satu keping RAM, dua keping atau lebih. Tetapi jika anda menggunakan RDRAM semua slot harus terisi. Atau jika mainboard mendukung teknologi dual channel memori dan anda ingin mengaktifkan fitur ini, maka gunakan dua keping RAM (satu pasang) dengan kapasitas, bentuk dan ukuran bus speed yang sama.

- VGA Card
Jika anda memilih mainboard yang tidak dilengkapi dengan VGA on-board, maka anda harus menggunakan VGA card. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam memilih VGA card adalah sebagai berikut :
Jenis VGA card, dalam pemilihan VGA card sesuaikan dengan slot-slot VGA pada mainboard, apakah anda ingin menggunakan jenis PCI, AGP, atau PCI Express x16.
Merek VGA, seperti Nvidia (Gigabyte, Zotac, Manli, POV, Leadtek, Vaikoo dsb), ATI (HIS, Power Color, Vaikoo, GeCube, Gigabyte dsb).
Kapasitas memori VGA, misalnya 4 MB, 8 MB, 16 MB, 32 MB, 64 MB, 128 MB, 256 MB, 512 MB, 640 MB, 768 MB, dan 1 GB .
Fitur-fitur atau spesifikasi VGA, seperti DVI port, TV-out, Video-in, dual DVI, Pixel Shader 2.0, Pixel Shader 3.0, Pixel shader 4.0, akselerator 3D, mendukung Direct X9, Direct X10, mendukung teknologi CrossFire atau SLI dsb.

- Sound Card
Seperti halnya VGA, jika anda memilih mainboard yang tidak dilengkapi dengan sound on-board, maka anda harus menggunakan sound card. Untuk sound card menggunakan slot PCI atau dapat menggunakan sound card eksternal menggunakan port USB. Dalam memilih sound card perhatikan kualitas, merek sound card dan kelengkapan port.

- Perangkat tambahan lain
Jika anda ingin menggunakan card-card tambahan lain dapat anda pasangkan pada slot PCI. Penggunaan card tambahan dapat disesuaikan dengan kebutuhan atau sekedar untuk hiburan misalnya seperti TV/FM tunner (untuk melihat acara televisi dan siaran radio FM), LAN card (untuk menghubungkan atau komunikasi beberapa komputer), Modem dial up card (untuk koneksi internet melalui jaringan telepon, WiFi card (untuk koneksi internet di dalam area yang dilingkupi akses point. Atau anda dapat memilih mainboard yang sudah dilengkapi komponen on-board untuk peralatan di atas.

- Harddisk
Dalam memilih harddisk hal-hal yang perlu diperhatikan sebagai berikut:
Tentukan jenis konektornya dan sesuaikan dengan mainboard yang digunakan, yaitu apakah jenis IDE (PATA), SATA, atau SATA II.
Merek harddisk, seperti Seagate, Maxtor, Hitachi, SMS, WDC, Western Digital dll.
Perhatikan bandwidth pada harddisk ATA dan sesuaikan dengan besarnya bandwidth yang didukung oleh mainboard yaitu menggunakan ATA 33, ATA 66, ATA 100 atau ATA 133 (33 MB/s, 66 MB/s, 100 MB/s, atau 133 MB/s). Jika menggunakan harddisk SATA, yaitu menggunakan SATA atau SATAII. Untuk ini anda cocokkan dengan spesifikasi pada mainboard.
Tentukan kapasitas harddisk, untuk ini sesuaikan dengan kebutuhan anda, seperti kapasitas 20 GB, 30 GB, 40 GB, 80 GB, 160 GB, 200 GB, 250 GB, atau 320 GB. Jika anda menginginkan harddisk dengan kapasitas besar seperti kapasitas 200 GB ke atas sebelumnya cek BIOS terlebih dahulu apakah mendukung untuk kapasitas yang anda tentukan, jika tidak mendukung maka bisa dilakukan update BIOS. Untuk update BIOS ini memiliki resiko yang tinggi, jika anda tidak begitu memahami sebaiknya minta bantuan pada teknisi.
Perhatikan kecepatan rotasi harddisk seperti 5400 rpm atau 7200 rpm dan perhatikan ukuran cache memori, seperti 2 MB, 4 MB, 8 MB, 16 MB, atau 32 MB.


- CD/DVD Drive
Tentukan apakah anda ingin menggunakan CDROM, CDRW, DVDROM, DVDRW, COMBO atau ingin menggunakan dua drive. Hal yang diperhatikan adalah kecepatan misalnya untuk CDROM adalah 52x atau 56x, untuk DVDRW 16x, 18x, atau 20x. Perhatikan jenis koneksinya seperti DVDRW ATA atau DVDRW SATA. Pilih merek-merek yang anda inginkan seperti ASUS, Samsung, Lite-On, Sony, Pionner dsb.

- Casing dan Power Supply
Pilihlah casing sesuai keinginan anda. Bila membeli casing baru biasanya sudah beserta power supplynya (satu paket). Atau bila anda ingin membeli power supply maka carilah yang sesuai dengan casing yang digunakan (jenis ATX atau mikro ATX), selain itu daya dan spesifikasi power supply harus sesuai dengan mainboard atau prosessor yang digunakan. Merek-merek casing antara lain yaitu Simbada SIM COOL, Power Logic Atric, Ersys, SPC, Mentari, Gigabyte dll.

- Heatsink, Pasta, dan Kipas
Pilihlah heatsink yang mempunyai kemampuan yang baik untuk menyerap panas dari prosessor dan sesuai dengan jenis mainboard yang digunakan. Untuk kipas prosessor sesuaikan dengan heatsink yang digunakan. Biasanya dalam paket penjualan heatsink dan kipas sudah dirangkai menjadi satu. Anda dapat menambahkan kipas untuk casing yang dapat anda pasangkan di dalam casing, hal ini untuk mengurangi panas di dalam casing. Gunakan juga pasta antara heatsink dengan prosessor.

- Kabel Data dan Kabel Power
Gunakan jenis kabel data yang sesuai dengan komponen, seperti untuk harddisk ATA/IDE (PATA), maka gunakan kabel data harddisk jenis ATA/IDE. Untuk harddisk ATA 33 masih menggunakan kabel data jenis 40 jalur, sedangkan untuk harddiks ATA 66/100/133 menggunakan kabel data jenis 80 jalur. Kabel data ini juga digunakan untuk CD/DVD drive. Untuk harddisk dan DVD drive SATA maka gunakan kabel data jenis SATA. Untuk kabel power carilah untuk kabel listrik power supply dan untuk monitor.

- Keyboard, Mouse, Speaker, dan Stabilizer
Gunakan keyboard dan mouse yang sesuai dengan selera anda, anda dapat memilih keyboard dan mouse dengan koneksi USB, PS/2, atau tanpa kebel. Untuk speaker, sekarang banyak digunakan jenis speaker aktif yang menghasilkan suara yang lebih baik dan berkualitas, anda dapat memilih sesuai dengan selera anda. Sedangkan stabilizer menjadi penting digunakan karena untuk mendapatkan tegangan output yang stabil, sehingga komputer akan terhindar dari tegangan listrik berlebih yang dapat merusakkan atau membakar komponen.

- Monitor
Anda dapat memilih jenis-jenis monitor sesuai dengan keinginan anda, seperti jenis CRT (tabung), CRT layar datar, atau LCD. Tentukan juga ukuran layar, seperti 14”, 15”, 17”, 19” dsb. Merek-merek monitor seperti Advance, Samsung, LG, View Sonic, Ben-Q, Forsa, GTC, Mustiff dll.

Pembahasan di atas adalah secuil isi dari buku saya yang berjudul “3 In 1 Mengenal, Merakit, dan Menginstal Komputer” terbitan Media Kom, Yogyakarta 2008. Lebih lengkapnya beli saja buku saya dengan harga Rp.32.000,00 di toko buku yang ada di kota Anda. Buku tersebut berisi tentang pengenalan komputer, cara merakit, dan menginstal komputer.

Judul buku : 3 In 1 Mengenal, Merakit, dan Menginstal Komputer
Penulis : Duwi Priyatno
Penerbit : Media Kom Yogyakarta 2008
Tebal : 200 hlm

MENGENAL KOMPUTER

Kata komputer berasal dari bahasa latin yaitu computare, yang artinya menghitung. Komputer adalah rangkaian elektronik yang berfungsi menerima input, memproses input, menyimpan hasil pemrosesan, dan menghasilkan output atau informasi. Input berupa data atau instruksi digital, pemrosesan data dalam komputer dilakukan secara elektronik atau dikenal dengan nama electronic data processing (EDP), penyimpanan hasil pemrosesan pada memori, sedangkan hasil output dapat dilihat pada alat output seperti monitor.

Komponen-komponen komputer
Komputer terdiri dari komponen-komponen yang saling bekerja sama antara satu dengan lainnya. Komponen-komponen tersebut dapat dikategorikan sebagai berikut :
1. Hardware (perangkat keras)
Hardware adalah komponen atau peralatan pada komputer yang berwujud fisik, misalnya keyboard, mouse, monitor, mainboard, CPU, harddisk dll.
2. Software (perangkat lunak)
Software adalah program yang berisi instruksi atau perintah-perintah yang dimengerti oleh hardware komputer, misalnya software sistem operasi Windows atau Linux, software perkantoran Ms Office atau Open Office dll.
3. Brainware (user/pemakai)
Brainware adalah orang yang mengoperasikan komputer.

Dalam menjalankan fungsinya ketiga komponen ini (hardware, software, dan brainware) saling bekerja sama dan merupakan satu sistem yang tidak dapat dipisahkan. Komponen-komponen ini akan bekerja sama untuk melakukan input data, pemrosesan, dan output (informasi). Manusia sebagai brainware akan bekerja melakukan input data atau memberi instruksi dengan bahasa manusia, alat yang digunakan untuk input ini berupa keyboard, mouse, touch pad dll. CPU akan melakukan proses atau pengolahan data dan kemudian akan menghasilkan informasi yang ditampilkan pada layar monitor.

Peralatan input terdiri dari keyboard, mouse, touch screen, touch pad, gamepad, scanner, dll.
Peralatan proses terdiri dari CPU (prosessor) dan memori.
Peralatan output terdiri dari monitor, printer, speaker dll.

Jenis-jenis komputer berdasarkan kegunaannya antara lain adalah: komputer pribadi (personal computer), komputer server, workstation, dan mainframe.
1. Komputer pribadi (personal computer/PC), adalah jenis komputer yang umumnya digunakan untuk satu pemakai pada saat yang sama. Komputer jenis ini antara lain adalah komputer desktop, laptop (notebook) dan komputer handheld.
Komputer desktop adalah komputer yang paling banyak ditemui. Komputer ini umumnya mempunyai peralatan-peralatan yang letaknya terpisah seperti monitor, keyboard, perangkat CPU dll. Komputer desktop banyak digunakan untuk berbagai keperluan seperti mengetik, membuat laporan, mengerjakan tugas sekolah, pekerjaan kantor, mendengarkan musik, menonton film, koneksi internet dll.
Laptop (notebook) adalah komputer yang dirancang untuk dapat di bawa dan digunakan dimana saja (mobile computer). Komputer ini menyatukan peralatan-peralatan seperti monitor, keyboard, perangkat CPU dll. Kegunaan komputer ini kebanyakan sama dengan komputer desktop hanya saja komputer ini lebih ringkas dan ditujukan untuk dapat di bawa kemana-mana dengan mudah.

- Komputer Handheld, atau komputer genggam adalah komputer yang bentuknya kecil atau seukuran pegangan tangan. Komputer jenis ini mengunakan layar sentuh dan stylus pen dalam menginput data.

2. Komputer server, adalah jenis komputer multi user, komputer ini mempunyai beberapa terminal untuk dapat digunakan bersama-sama oleh banyak pemakai. Komputer jenis ini memiliki bentuk yang umumnya lebih besar dari komputer desktop. Komputer server digunakan pada jaringan atau internet.

3. Workstation, adalah komputer desktop yang digunakan untuk keperluan komputasi tingkat tinggi. Workstation merupakan jenis komputer single user atau digunakan oleh satu pemakai pada saat yang sama. Komputer jenis ini mempunyai kemampuan yang lebih dari pada PC biasa. Komputer ini biasanya digunakan untuk olah grafis tingkat tinggi seperti pembuatan animasi film atau permainan game high-end.

4. Mainframe, adalah jenis komputer multi user. Komputer ini untuk melayani banyak pengguna dalam pemakaian data atau program secara bersama-sama. Komputer jenis ini mempunyai ukuran yang besar dan jauh lebih besar dari komputer desktop. Komputer ini biasanya digunakan pada perusahaan-perusahaan besar yang memiliki banyak kantor cabang.
Hardware
Hardware adalah peralatan atau komponen pada komputer yang berwujud fisik.
1. Alat Input (Input device)
Alat input adalah alat atau perangkat yang digunakan untuk memasukkan data atau instruksi yang selanjutnya akan diproses ke dalam komputer. Macam-macam alat input adalah Keyboard (papan ketik), mouse, touch screen, touch pad, pena elektronik, game pad, mikrofon, scanner, dsb.
2. CPU (Central Processing Unit), Memori, dan Komponen Lainnya
a) CPU (Processor)
CPU atau processor adalah komponen yang berfungsi untuk mengolah data menjadi informasi dan pusat pengendali atau pengatur komponen-komponen komputer agar dapat bekerja sama antara satu dengan lainnya. Prosessor adalah chip yang terdiri dari ribuan atau jutaan transistor-transistor yang akan melakukan pemrosesan data. Pada CPU dikenal dengan istilah clock speed yaitu kecepatan waktu atau frekuensi kerja dari CPU yang diukur dalam Mega Hertz (MHz) atau Giga Hertz (GHz). Satu hertz sama dengan satu siklus per detik, jika komputer memiliki kecepatan atau clock speed 3 GHz artinya CPU dapat menyelesaikan 3 milyar siklus dalam tiap detik.
Macam-macam prosesor Intel
Intel 8088, Intel 80826, Intel 386, Intel 486,
Intel Pentium, Intel Pentium MMX, Intel Pentium II, Intel Pentium III, Intel Pentium 4, Intel Pentium D, Intel Pentium Dual Core, Intel Core 2 Duo, Intel Core 2 Quad, Intel Core 2 Extreem, Intel I7.
Intel Celeron, Intel Celeron PII, Intel Celeron PIII, Intel Celeron P4, Intel Celeron D, Intel Celeron Dual Core.
Macam-macam prosesor AMD
AMD K5, AMD K6, AMD K6-2, AMD K-6III, AMD Athlon K7, AMD Athlon Thunderbird, AMD Duron, AMD Athlon XP, AMD Sempron, AMD Athlon 64, AMD Athlon 64X2, AMD Athlon X2 BE, AMD Athlon 64 FX, AMD Phenom, AMD Phenom II.
3. Alat output (output device)
Alat output adalah alat yang digunakan untuk menampilkan informasi atau data yang telah diproses. Macam-macam alat output adalah Monitor, proyektor, printer, speaker dll.

Software
Software adalah program yang berisi instruksi atau perintah-perintah yang dimengerti oleh hardware komputer. Program ini berfungsi untuk menyuruh atau memerintahkan komputer untuk mengerjakan suatu tugas. Contoh software adalah: software pengolah kata Microsoft Word, software pengolah foto Adobe Photoshope, software sistem operasi Microsoft Windows Vista dll.
Software dapat dibagi menjadi software sistem operasi, software aplikasi, software utility, dan software antivirus.
1. Software Sistem Operasi
Software sistem operasi adalah software yang digunakan untuk mengatur dan mengonfigurasi perangkat keras (hardware) sehingga komputer dapat melakukan tugas-tugas dan fungsinya.
Contoh-contoh software sistem operasi adalah Microsoft Windows, Linux, OS/2, UNIX dsb. Software sistem operasi yang banyak digunakan saat ini adalah Microsoft Windows
2. Software Aplikasi
Software aplikasi adalah software yang digunakan untuk mengerjakan tugas pada bidang tertentu. Contoh-contoh MS Office, SPSS, Myob Accounting, Photoshop, Corel Draw dll.
3. Software Utility
Software utility merupakan program bantu untuk melengkapi sistem operasi, seperti program bantu untuk repair file system (System Mekanic, Norton Utility), program untuk mengkompresi file (Win ZIP, Win RAR), program bantu untuk mempartisi atau memformat hardisk (Partition Magic, PC Tools), dan masih banyak program bantu lainnya.
4. Software Anti Virus
Software anti virus digunakan untuk memproteksi atau membasmi virus pada komputer. Contoh program anti virus adalah Kaspersky Anti Virus, AVG Anti Virus, Mc Affee Virus Scan, Norton Anti Virus, Antivir, Panda, PC Media Antivirus, ANSAV dll.


Pembahasan di atas adalah secuil isi dari buku saya yang berjudul “3 In 1 Mengenal, Merakit, dan Menginstal Komputer” terbitan Media Kom, Yogyakarta 2008. Lebih lengkapnya beli saja buku saya dengan harga Rp.32.000,00 di toko buku yang ada di kota Anda. Buku tersebut berisi tentang pengenalan komputer, cara merakit, dan menginstal komputer.

Judul buku : 3 In 1 Mengenal, Merakit, dan Menginstal Komputer
Penulis : Duwi Priyatno
Penerbit : Media Kom Yogyakarta 2008
Tebal : 200 hlm

Jumat, 03 April 2009

Membangun internet di rumah

Peralatan yang dibutuhkan
1. Komputer
Komputer wajib Anda punyai, Untuk internet tidak harus dengan komputer yang bagus dan mahal, dengan minimal Pentium III dan RAM 256 Anda sudah bisa berinternet. Tapi lebih baiknya dan lebih lancarnya gunakan Pentium IV ke atas, atau kalau perlu pake Intel Core 2 Extreem sekalian he..he… Untuk sistem operasi lebih mudahnya gunakan Windows XP Proffesioanl SP 2. jangan lupa lengkapi juga program browser seperti Mozilla Fire Fox, Opera dsb, dan juga program chatting seperti Yahoo Messenger, Skype, MIRC dsb dan jangan lupa program Donlot seperti Download Manager atau youtube download, ini sangat untuk donlot video di Youtube dsb.
2. Modem
Modem kependekan dari Modulator Demodulator adalah perangkat yang berfungsi untuk mengubah sinyal digital pada komputer menjadi sinyal analog dan sebaliknya dengan transmisi melalui kabel telepon. Dengan alat ini memungkinkan untuk koneksi internet melalui jaringan telepon (dial up). Untuk modem Anda bisa gunakan modem internal atau eksternal. Modem internal biasanya menggunakan koneksi PCI yang Anda tancapkan di slot PCI didalam CPU Anda, sedangkan eksternal biasanya menggunakan koneksi USB yang ditancapkan di port USB dibelakang CPU. Atau Anda juga dapat menggunakan Handphone yang sudah ada modemnya, atau modem khusus (modem GSM / CDMA).
Jika menggunakan modem internal PCI, saya sarankan yang menggunakan teknologi V.90 atau V.92. Teknologi ini menggunkan kecepatan akses 56K dan cocok jika internet dengan Telkomnet Instant. Tapi walau tertera kecepatan 56K, waktu saya menguji kecepatan di http://www.sijiwae.net/speedtest/ ternyata jarang sekali saya mendapatkan kecepatan sampai segitu biasanya hanya berkisar 35 – 48 Kbps.
3. Account Internet
Account internet harus Anda dapatkan dari service provider yang Anda pilih untuk dapat konek ke internet. Service provider adalah perusahan yang menyediakan layanan internet. Untuk Telkomnet Instan baca saja artikel saya yang lain, disitu lengkap cara setting sampai dial ke internet. Untuk Anda yang menggunakan Modem GSM/CDMA (koneksi tanpa kabel) langsung aja telpon operator seluler untuk mengetahui account Anda seperti user name, password, nomer telepon dial-up, dan nama ISP.
Setelah komplit peralatannya tinggal setting komputer. Baca saja artikel saya yang lain (setting Telkomnet Instan).Atau jika Anda menggunakan handphone cara setting komputernya tanya saja ama bang operator menurut SIM yang Anda gunakan (biasanya gratis kok, jangan lupa siapkan kertas n pulpen untuk mencatat apa yang dikatakan ama bang operator)

Tutorial Setting TELKOMNet INSTAN

1. SETTING MODEM
Bila di dalam komputer sudah terpasang (built in) modem, berikut ini adalah langkah-langkah untuk setting modem. Bila di dalam komputer belum terpasang modem, maka install modem terlebih dahulu dengan driver yang disertakan ketika membeli modem tersebut.
1. Dari "Control Panel" pilih "Phone and Modem Options"
2. Maka akan muncul jendela "Phone and Modem Options"
3. Jika lokasi sudah di set, maka mucul jendela seperti di atas. Untuk mengubah lokasi cukup klik "Tab Edit"
4. Klik "OK" jika Anda sudah mengedit lokasi baru Anda.
5. Klik "Tab Modem" kemudian "Add" untuk menambah modem yang kita inginkan
Klik "Add"
6. Jika kita tidak ingin Windows mendeteksi modem secara otomatis, kita dapat memilih pilihan “Don't detect my modem, I will select it from list”
7. Pilih modem dari daftar modem yang ada. Klik "Next"
8. Pilih port "COM1", klik "Next". Modem akan di install.
9. Jika modem sudah terinstall klik "Finish"
10. Kita akan kembali ke jendala "Phone and Modem Options", klik "OK"

2. SETTING KONEKSI KE TELKOMNET INSTAN
Bila modem selesai di install langkah selanjutnya adalah mempersiapkan koneksi ke TelkomNet Instan. Kita bisa membuat ikon khusus koneksi di dekstop yang berfungsi untuk menghubungkan komputer ke TelkomNet.
1. Klik "Start" dan masuk ke "Control Panel"
2. Klik ikon "Internet Options", akan muncul kotak dialog "Internet Properties"
3. klik "Tab Connections"
4. Klik "Setup", akan muncul kotak dialog "New Connection Wizard"
5. klik "Next"
6. Pilih "Connect to the Internet" dan klik "Next"
7. Pilih "Set up my connection manually" dan klik "Next"
8. Pilih "Connect using a dial-up modem" dan klik "Next"
9. Ketik di ISP Name "TelkomNet Instan", klik "Next"
10. Isikan 080989999 di kotak "Phone number", klik "Next"
Isikan:
• User id : telkomnet@instan
• Password : telkom
11. Klik "Next", Windows akan menyelesaikan koneksi ke TelkomNet dan akan muncul kotak dialog "Completing the New Connection Wizard".
Centang "Add a shortcut to this connection to my dekstop" agar muncul ikon koneksi di dekstop. Setelah selesai klik "Finish".

3. DIAL KE TELKOMNET INSTAN
Dengan selesainya setting koneksi ke TelkomNet Instan, dan ikon koneksi sudah terdapat pada dekstop maka kita sudah siap terhubung ke internet.
1. Dobel klik pada ikon TelkomNet Instan di dekstop, maka akan muncul kotak dialog "Connect"
2. User name dan Password sudah terisi. Klik "Dial" untuk terhubung ke TelkomNet Instan.
Sumber : http://www.telkom.net

Selasa, 03 Maret 2009

Setting Jaringan Warnet

A. Sinkronisasi PC
Langkah ini dilakukan setelah PC server terhubung ke internet (ISP)
Langkah-langkah sebagai berikut:
1. Buka Control Panel, lalu klik ikon System, kemudian akan terbuka kotak dialog System Properties sbb:
2. Klik tab Computer Name
3. Untuk memberi nama ulang komputer klik tab Change, selanjutnya ketikkan nama dan Workgroup. Untuk PC Server misalnya anda bisa memberi nama komputer yaitu PCServer, sedangkan untuk PC Client sebaiknya beri nama komputer sesuai dengan nomor urut PC Client, misalnya Client1, Client2, Client3 dsb. Untuk Workgroup harus dibuat sama untuk PC Server dan PC Client, misalnya nama Warnet Anda, sebagai contoh DUWINET.
4. Klik OK, selanjutnya tampil kotak dialog sbb:
5. Klik tanda X pada pojok halaman, hal ini untuk menunda restart. Selanjutnya akan kembali ke tampilan sebelumnya (System Properties). Selanjutnya mengganti Network ID yaitu klik tab Network ID. Kemudian akan tampil kotak dialog sbb:
6. Klik Next>, kemudian tampil kotak dialog sbb:
7. Klik Next>, kemudian akan tampil kotak dialog sbb:
8. Pada pilihan di atas, pilih yang bawah yaitu My company uses a network without a domain. Kemudian klik Next>. Pada kotak dialog berikutnya ketikkan nama Workgroup yang telah Anda buat sebelumnya, misalnya DUWINET. Gambar sbb:
9. Klik Next>. Kemudian akan tampil kotak dialog sbb:
10.Klik Finish, kemudian akan tampil kotak dialog sbb:
11.Klik OK kemudian komputer akan melakukan restart.


B. Internet Share
Tahap selanjutnya yaitu melakukan internet share, hal ini untuk memberikan ijin kepada PC Client untuk dapat koneksi ke internet. Langkah-langkah sbb:
1. Buka Control Panel, lalu klik ikon Network Connection,
Terlihat terdapat 2 koneksi yaitu Telkomnet Instant (terhubung ke modem) dan Lokal Area Network (atau yang terhubung ke Hub/Switch).
2 Klik kanan koneksi yang aktif pada Telkomnet Instant, kemudian pilih status.
3.Kemudian klik tab Properties >> Advance. Kemudian beri tanda centang pada Allow other network users ……
4. Kemudian akan muncul 2 jenis koneksi, yaitu koneksi yang ke modem dan koneksi yang ke Hub/Switch.

C. Network Setup Wizard
Tahap selanjutnya yaitu mengaktifkan ijin yang telah diberikan kepada PC Client. Langkah-langkah sbb:
1. Buka Control Panel, lalu klik ikon Network Setup Wizard,
2. Klik Next>,
3. Klik Next>,
4. Pada kotak dialog di atas, Untuk PC Server pilih yang paling atas yaitu This computer connects directly….
Sedangkan untuk PC Client, pilih yang tengah yaitu This computers connets to the internet through……..
5. Selanjutnya klik Next>,
6. Pada kotak dialog seperti contoh di atas, untuk PC Server pilihlah koneksi yang terhubung ke modem, untuk PC Client pilihan ini tidak ada. Kemudian klik Next>
7. Ketikkan nama pada Computer name, seperti nama yang telah Anda buat sebelumnya, untuk Computer description bisa dikosongkan, kemudian klik Next>.
8. Pada kotak dialog di atas ketikkan nama Workgroup seperti pada nama Workgroup sebelumnya. Kemudian klik Next>.
9. Pada kotak dialog di atas pilih pada pilihan yang atas yaitu Turn on file and printer sharing, kemudian klik Next>
10.Klik Next>
11.Tunggu beberapa waktu
12.Pada kotak dialog di atas pilih pada pilihan yang paling bawah, yaitu Just finish the wizard: I don’t…….. kemudian klik Next>
13.Klik Finish.
14.Klik Yes, selanjutnya komputer akan melakukan restart. Setelah restart lakukan setting untuk PC Client dengan langkah yang sama, dan yang berbeda sudah disebutkan di atas.
15.Setelah rentart, buka Windows Explorer, kemudian buka pada My Network Places >> Entire Network.

Tutorial Ms Power Point

1. Untuk memulai Ms Power Point klik pada icon di desktop atai icon di Startmenu. Selanjutnya akan terbuka program Ms Power Point seperti berikut:
2. Untuk memilih format Layout (slide layout) maka klik Format >> Slide Layout, seperti pada gambar berikut:
3. Pilih teks layout yang Anda inginkan, selanjutnya tuliskan pada tempat yang tersedia untuk menulis materi presentasi. Misalnya sebagai berikut:
4. Jika Anda ingin menggunakan format design yang telah disediakan Ms Power Point maka Klik Format >> Slide design. Gambar sebagai berikut:
5. Pilih slide design yang Anda inginkan. Misalnya sebagai berikut:
6. Jika ingin memberikan animasi pada presentasi, sebelumnya klik dulu pada tulisan presentasi yang ingin diberi animasi, kemudian klik Slide show >> Custom Animation, seperti pada gambar berikut:
7. Klik pada “Add Effect” untuk memilih efek presentasi yang ingin ditampilkan, seperti pada gambar berikut:
8. Atau untuk memberi animasi klik pada Slide show >> Animation Schemes, seperti pada gambar berikut:
9. Untuk menambah halaman slide baru, klik Insert >> New slide, seperti pada gambar berikut:
10. Langkah-langkah memilih slide layout, menulis teks, memilih slide design, dan animasi sama seperti langkah-langkah yang pertama. Misalnya sebagai berikut:
11. Untuk memulai presentasi (slide show) klik pada “Slade Show” atau tekan tombol “F5” pada keyboard, untuk mengakhiri klik tombol “Esc” pada keyboard. Slide show akan diurutkan mulai nomor 1, 2 dst. Jika Anda memiliki banyak slide misalnya 10 slide (lihat halaman sebelah kiri terdapat 10 slide), maka tampilan presentasi akan diurutkan dari slide 1 sampai 10. Gambar sebagai berikut:
Jika dari ke sepuluh slide ada yang tidak ingin ditampilkan maka klik kanan pada slide yang tidak ingin ditampilkan kemudian “Hide Slide”, seperti pada gambar berikut:
- Jika Anda ingin menampilkan presentasi secara tidak berurutan, misalnya dari slide 1 - slide 7 - slide 10 - slide 4, maka Anda lakukan dengan drag yaitu klik kiri pada slide 7 kemudian drag dan pindahkan ke slide 2 (untuk ini slide 7 menjadi slide 2 dan yang tadi slide 2 turun ke slide 3). Begitu juga dengan yang lainnya (slide 10 pindah ke slide 3 dan yang tadi slide 3 turun ke slide 4) dst.